Jaringan komputer adalah hubungan dua buah device atau pun lebih yang digunakan untuk berkomunikasi diantara device tersebut. Untuk membangun sebuah jaringan komputer, diperlukan sebuah media Transmisi baik menggunakan Kabel maupun menggunakan Wireless.

PENERAPAN JARINGAN KOMPUTER DALAM PERBANKAN

  • Resource Sharing

Dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersama-sama.
Misal: seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mengatasi masalah jarak.

  • Reliabilitas tinggi

Dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan.
Misal: Semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.

  • Menghemat uang 

Komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar.
Misal: Komputer besar seperti mainframe memiliki kecepatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer
pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.

  • Cepat dan Efisien

Jaringan komputer memungkinkan proses pengiriman data berlangsung dengan cepat dan efisien.
Misal: Pengiriman surat tidak perlu lagi menggunakan kertas yang dikirimkan dan sampainya dalam waktu berhari-hari, cukup dengan menggunakan email yang membutuhkan waktu kurang dari 5 menit.

  • Real Time

Jaringan komputer bisa memudahkan seseorang berkomunikasi dengan orang lain dengan komunikasi melalui pesan teks, gambar, audio dan video secara langsung atau real time.


Klasifikasi Jaringan Komputer
  • Local Area Network (LAN)

Local Area Network (LAN) adalah sekelompok komputer dan perangkat periferal yang berbagi jalur komunikasi umum atau tautan nirkabel ke server dalam area geografis yang berbeda. Jaringan area lokal dapat melayani sedikitnya dua atau tiga pengguna di kantor pusat atau beberapa ratus pengguna di kantor pusat perusahaan. Pemilik rumah dan administrator teknologi informasi (TI) mengatur LAN sehingga node jaringan dapat berbagi sumber daya seperti printer atau penyimpanan jaringan.
Jaringan LAN membutuhkan kabel, sakelar, router, dan komponen lain yang memungkinkan pengguna terhubung ke server internal, situs web, dan LAN lain yang termasuk dalam jaringan area luas (WAN) yang sama. Ethernet dan Wi-Fi adalah dua cara utama untuk mengaktifkan koneksi LAN. Ethernet adalah spesifikasi yang memungkinkan komputer untuk saling berkomunikasi. Wi-Fi menggunakan gelombang radio untuk menghubungkan komputer ke LAN.
            Bagaimana Cara Kerjanya?
o   Membentang di wilayah geografis yang kecil
o   Interkoneksi
o   Diadministrasikan oleh satu organisasi
o   Memberikan kecepatan bandwidth yang tinggi untuk perangkat internal

  • Wide Area Network (WAN)

Wide area network (WAN) adalah jaringan data, biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer, yang menjangkau area geografis yang luas. WAN dapat digunakan untuk menghubungkan kota, negara bagian, atau bahkan negara. WAN sering digunakan oleh perusahaan atau organisasi yang lebih besar untuk memfasilitasi pertukaran data, dan di berbagai industri, korporasi dengan fasilitas di berbagai lokasi telah memeluk WAN. Namun, semakin lama, bahkan usaha kecil memanfaatkan WAN sebagai cara untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mereka.
            Bagaimana Cara Kerjanya?
o   Interkoneksi LAN
o   Diadministrasikan oleh beberapa penyedia layanan (ISP)
o   Memberikan kecepatan link yang lebih lambat dibandingkan LAN
  • Internet

Internet adalah suatu jaringan komunikasi yang menghubungkan satu media elektonik dengan media yang lainnya. Standar teknologi pendukung yang dipakai secara global adalah Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (disingkat sebagai istilah TCP/IP). TCP/IP ini merupakan protokol pertukaran paket (dalam istilah asingnya Switching Communication Protocol) yang bisa digunakan untuk miliaran lebih pengguna yang ada di dunia.
  • Extranet

Extranet merupakan jaringan intranet perusahaan yang ingin mengekspose informasi yang mereka miliki ke jaringan luar.
·          


Dalam perkembangannya, jaringan dan internet memiliki 4 karakteristik dasar yang harus dipenuhi agar suatu infrastruktur jaringan bisa dikatakan baik atau dapat memenuhi kebutuhan pengguna.

Karakteristik Dasar Arsitektur Jaringan

  • Toleransi Kesalahan


Harapan bahwa internet agar dapat selalu diharapkan dan mampu tersedia untuk jutaan pengguna memerlukan arsitektur jaringan yang dirancang dan dibangun yang dapat meminimalisir kesalahan.
Sebuah jaringan 'fault tolerant' adalah salah satu metode yang digunakan untuk mengurangi dampak kerusakan hardware atau software dan dapat pulih dengan cepat ketika terjadi problem/masalah.
Jaringan jenis ini bergantung pada hubungan redundant, atau jalur lebih dari satu antara pengirim dan penerima. Jika salah satu jalur terputus (rusak/terganggu), maka lalu lintas pesan dapat dialihkan ke jalur yang lain secara cepat.
Proses pengalihan jalur ini pun harus transparent, artinya tidak memerlukan tindakan apapun dan tidak perlu diketahui oleh user. Baik perangkat infrastruktur fisik maupun proses logic harus bekerja sama dalam mengakomodasi redudansi tersebut. Ini merupakan premis dasar dari arsitektur jaringan saat ini.

  • Skalabilitas


Selain fault tolerant, jaringan juga harus scalable artinya mampu beradaptasi dengan cepat untuk mendukung pengguna baru dan aplikasi tanpa mengganggu atau mempengaruhi kinerja jaringan dan layanan yang lama. Ribuan pengguna baru dan penyedia layanan internet (ISP) terhubung ke internet setiap minggu. Kemampuan jaringan tersebut dibutuhkan untuk mendukung interkoneksi baru yang bergantung pada desain layer hirarkis untuk mendasari infrastruktur fisik dan arsitektur logic. Operasi di setiap layer memungkinkan pengguna atau penyedia layanan untuk menambahkan data baru tanpa menyebabkan gangguan terhadap seluruh jaringan.
Perkembangan teknologi yang terus berkembang menuntut kemampuan dan kinerja dari komponen infrastruktur fisik di setiap layernya. Perkembangan ini juga sejalan dengan metode baru untuk mengidentifikasi dan menemukan pengguna individu dalam sebuah internetwork, yang memungkinkan Internet untuk mengimbangi permintaan pengguna.

  • Kualitas Jaringan


Internet saat ini memberikan tingkat toleransi kesalahan dan skalabilitas yang dapat diterima oleh penggunanya. Namun, aplikasi baru yang tersedia untuk pengguna di internetworks membuat harapan yang lebih tinggi untuk kualitas layanan yang diberikan.
Voice dan transmisi live video membutuhkan tingkat kualitas yang konsisten dan pengiriman yang tidak terganggu Sebuah jaringan terkonvergensi, harus mampu mengatur prioritas dari service-service yang digunakannya. Sehingga di dapatkan standar kualitas yang memenuhi harapan user. Kebutuhan atas QoS (Quality of Service) mengubah arsitektur jaringan yang dirancang dan diimplementasikan. Contoh kasus dibawah ini adalah layanan untuk streaming lebih diutamakan bandwidthnya dibandingkan halaman web.

  • Keamanan


Internet telah berkembang dari sebuah internetwork yang dikontrol untuk pendidikan dan organisasi pemerintahan menjadi sarana yang dapat diakses secara luas untuk transmisi bisnis dan komunikasi pribadi. Hal ini berimbas pada tingkat keamanan jaringan yang telah berubah.
Harapan keamanan dan privasi yang dihasilkan dari penggunaan internetwork untuk pertukaran informasi bisnis yang penting dan rahasia melebihi arsitektur seperti apa yang diberikan saat ini.
Ekspansi yang cepat pada sektor komunikasi juga meningkatkan kebutuhan akan sistem keamanan pada arsitektur jaringan. Akibatnya, banyak upaya yang sedang diprioritaskan untuk sektor ini dari penelitian dan pengembangan. Selain itu, berbagai perangkat dan prosedur juga dilakukan untuk mengurangi kelemahan keamanan yang terdapat dalam arsitektur jaringan.

Ancaman Keamanan Jaringan

  • Ancaman keamanan
    • Virus, worm, dan trojan horse
    • Spyware dan adware
    • Serangan zero-day, juga disebut serangan zerojam
    • Serangan hacker
    • Intersepsi data dan pencurian
    • Pencurian identitas

  • Solusi keamanan

    • Antivirus dan antispyware
    • Filtering firewall
    • Sistem firewall khusus
    • Access control list (ACL)
    • Intrusion prevention systems (IPS)
    • Virtual Private Networks (VPN)