Jaringan Komputer
Cisco IOS
Sistem
operasi adalah sekumpulan program control atau alat pengendali yang secara
terpadu bertindak sebagai penghubung antara computer dengan pemakainya. Tanpa
system operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada computer
mereka, kecuali program booting.
Komputer akan me-load sistem operasi ketika dinyalakan dari
penyimpanan/hardisk ke RAM. Porsi OS yang berinteraksi secara langsung dengan
Hardware dikenal sebagai Kernel.Pengguna bisa berinteraksi
dengan Shell menggunakan 2 cara:
1. Command-line interface
(CLI) - Pengguna berinteraksi dengan sistem menggunakan perintah text pada
command prompt.
2. Graphical user
interface (GUI) - Pengguna berinteraksi dengan sistem melalui lingkungan yang
menggunakan gambar, multimedia dan text.
Cisco Internetwork
Operating System (IOS) adalah salah satu contoh sistem operasi yang digunakan
dalam alat jaringan Cisco seperti Switch dan Router. Metode yang biasa
digunakan untuk mengakses Cisco IOS adalah menggunakan CLI. Memory flash ini
merupakan penyimpanan yang bersifat non-volatile, yang artinya isi dari memory
tidak akan hilang saat alat dimatikan, bisa dirubah dan di overwritte (ditimpa).
Hal ini membuat IOS bisa diupgrade ke versi yang baru tanpa harus mengganti
hardware.
Fungsi CISCO IOS
Fungsi utama yang dijalankan oleh router dan switch Cisco
adalah:
1. Mendukung keamanan jaringan
2. IP addressing pada interface fisik dan virtual
3. Menjalankan konfigurasi secara spesifik pada interface
untuk mengoptimalkan konektifitas sesuai media
4. Routing
5. Menjalankan teknologi Quality of Service (QoS) 6.
Teknologi managemen jaringan
Cara mengakses Cisco IOS Device
Ada beberapa cara untuk mengakses CLI. Metode yang sering
dipakai adalah:
1. Console
Console port merupakan
port manajemen yang menyediakan akses out-of-band ke perangkat Cisco.
Out-of-band merupakan cara mengakses perangkat melalui sebuah dedicated
management channel (channel yang terdedikasi khusus untuk suatu fungsi) yang
biasanya hanya digunakan untuk melakukan mantenance.
2. Telnet atau SSH
Telnet
merupakan metode untuk mengakses IOS dengan interface virtual melalui jaringan.
Tidak seperti koneksi melalui console, telnet memerlukan jaringan online yang
terhubung ke perangkat.
Protokol
Secure Shell (SSH) memiliki cara kerja yang sama dengan Telnet. Bedanya, SSH
memberi servis jaringan yang lebih aman.
3. AUX port
Metode
lama yang digunakan untuk menakses CLI IOS Cisco secara remote adalah melalui
koneksi dialup telefon yang terhubung menggunakan modem yang disambungkan pada
port AUXILIARY pada router.
Router
router adalah suatu
perangkat keras pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan
beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda
dari sisi teknologinya. Setiap router mempunyai fasilitas DHCP (Dynamic
Host Configuration Procotol) yang dapat disetting sedemikian rupa sehinga
dapat membagi IP address. Selain itu, pada router juga terdapat NAT
(Network Address Translator) yaitu fasilitas yang memungkinkan suatu
alamat IP atau koneksi internet dapat di-sharing ke alamat IP lain.
Router merupakan komputer khusus yang memiliki komponen
yang diperlukan untuk beroperasi, komponen yang diperlukan pada router adalah:
1. Central Processing Unit (CPU)
2. Sistem operasi (OS) - Router menggunakan Cisco IOS
3. Memori dan penyimpanan (RAM, ROM, NVRAM, Flash, hard
drive)
Fungsi Router
1. Untuk menghubungkan
beberapa jaringan sehingga user dapat mengirimkan paket data dari suatu
jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksi tersebut yaitu dengan
mendistribusikan IP address kepada setiap komputer dalam jaringan, baik secara
statis ataupun dengan DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol).
2. Untuk mentransmisikan informasi atau data dari suatu
jaringan menuju jaringan yang lain dimana sistem kerjanya mirip seperti Bridge
(jembatan jaringan).
3. Untuk
menghubungkan suatu jaringan lokal dengan koneksi DSL (Digital subscriber
line) atau yang lebih dikenal dengan DSL router.


Posting Komentar
0 Komentar