Jaringan Komputer
Materi Switching Jaringan Komputer
Pengertian
Switch
Switch adalah
sebagai pengalih jaringan dan menjadi sebuah alat yang menjalankan penghubung
tidak terlihat penghubung penyekat dari banyak jaringan dengan mengalihkan
dengan melihat alamat MAC.
Fungsi Switch
Fungsi Switch
ini yakni mencari jalur yang sangat baik dan optimal serta memastikan
pengiriman paket data yang efisien.
Jenis-Jenis switch
Terdapat 2 jenis, Switch berdasarkan model OSI (Open System Interconnection) dimana
terdapat switch layer dua dan layer tiga, berikut keterangannya :
Jenis
Dan Macam-Macam Switch
1.
Unmanaged Switch
Jenis
switch ini merupakan pilihan yang paling murah diantara tipe switch lainnya
yang ada di pasaran. Jenis ini sering digunakan untuk kantor kecil atau
mengelola jaringan dalam sebuah rumah.
Fungsi
utama unmanaged switch adalah untuk mengelola aliran data antara printer dan
beberapa komputer atau antara perangkat lain. Switch ini dapat digunakan
langsung tanpa pengaturan yang rumit, switch ini memiliki beberapa kelebihan
seperti mudahnya instalasi dan harganya relatif murah.
2. Managed
Switch
Jenis switch
yang satu ini memiliki user interface atau perangkat lunak, hal ini
memungkinkan penggunanya untuk melakukan konfigurasi atau pengaturan pada
switch. Konfigurasi yang ditawarkan ada beberapa metode antara lain adalah
melalui konsole dan melalui interface yang lebih canggih melalui internet.
3. Smart
Switch
Smart
switch atau switch cerdas merupakan modifikasi switch yang karakteristiknya
berada diantara managed dan unmanaged switch. Switch ini memanfaatkan teknologi
web base untuk memberikan kenyamanan setiap penggunanya dalam melakukan
konfigurasi dan pengaturan.
Switch
ini juga dilengkapi pengaturan otomatis dan dapat diubah sedemikian rupa sesuai
dengan kebutuhan berbagai macam jaringan komputer.
4.
Enterprise-Managed Switch
Sebuah
switch untuk jaringan perusahaan dan digunakan dalam skala perusahaan dan
pengguna yang relatif besar. Jaringan ini biasanya di monitor dan di
konfigurasi oleh ahli jaringan dikarenakan tingkat kompleksitas dalam konsep
topologi jaringan yang dibebankan pada switch ini.
Model
dari switch memiliki perbedaan dalam mendukung perangkat dan jumlah workstation
yang dapat dikelolanya. Namun secara garis besar, Switch umumnya memiliki 4
sampai dengan 8 port untuk perangkat ethernet.
Konfigurasi Sistem Operasi CISCO IOS
- Nama Perangkat
• Nama host memungkinkan perangkat untuk diidentifkasi
oleh Administrator jaringan
• Sangat penting dan juga harus ditampilkan dalam
pendokumentasian topologi
- Konfigurasi Hostname
• Dimulai dengan huruf, Tidak mengandung spasi
• Dapat menggunakan huruf, angka atau tanda baca
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line. End With
CTNL/Z.
Switch(config)#hostname FMY1
FMY1(config)#
Perintah dasar
CISCO IOS
1. User EXEC Mode / “(Switch> )”
- User EXEC Mode tidak mengijinkan user untuk melakukan perubahan konfigurasi pada perangkat.
- Serta User EXEC Mode hanya memiliki perintahperintah terbatas.
- Biasanya digunakan untuk melakukan monitoring atau view.
- User EXEC hanya mengizinkan perintah dasar untuk monitoring seperti yang bisa dilakukan oleh semua user.
- Contoh : ping, enable.
2. Privileged EXEC Mode / “(Switch# )”
- Mode ini dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi pada perangkat.
- Perintah yang digunakan untuk berpindah dari User EXEC Mode ke Privileged EXEC Mode menggunakan “enable”.
- Perintah user EXEC ditambah dengan beberapa syntax lain yang hanya bisa dipakai oleh admin.
- Contoh : configure terminal, dsb.





Posting Komentar
0 Komentar